Fungsi Active Directory di Windows Server 2003

Fungsi Active Directory di Windows Server 2003

Active Directory (AD) adalah layanan direktori yang terdapat pada Windows Server. Fungsi layanan Active Directory adalah mengorganisir, menyimpan dan mengatur/manajemen data direktori. Struktur layanan Active Directory mengikuti format protokol ISO X.500, yaitu struktur hirarki yang bisa dilihat di gambar berikut ini :
Active Directory memiliki sebuah basis data untuk menyimpan segala hal yang berkaitan dengan jaringan komputernya, seperti komputer mana saja yang tergabung dengan domainnya, daftar akun pengguna serta group masing-masing, folder sharing dan lain sebagainya. Untuk manajemen data, layanan Active Directory mengimplementasikan Lightweight Directory Access Protocol (LDAP) yang merupakan penerus Directory Access Protocol (DAP) dari X.500. LDAP biasanya menggunakan port TCP 389 sebagai koneksi transportasi utamanya. Sebagai penunjuk lokasi layanan, Active Directory menggunakan Domain Name Service (DNS).






Sebelum ada layanan Active Directory, Windows (pada waktu itu Windows NT 4.0) menggunakan NetBIOS (Network Basic Input-Output System) untuk merepresentasikan domain. Domain-domain yang menggunakan NetBIOS ini memiliki satu basis data pengatur user/group/policy yang disebut Security Accounts Manager (SAM). SAM terletak di dalam server utama yang disebut Primary Domain Controller (PDC). Nama dbatasi 15 karakter, sementara karakter ke-16 merupakan NetBIOS suffix yang berguna untuk mengidentifikasi layanan yang terinstalasi pada sistem tersebut.

Untuk menambah reliabilitas, Microsoft menambahkan server “bantuan” ke dalam sistem NetBIOS, yang disebut Backup Domain Controller (BDC). BDC menyimpan versi read-only dari basis data SAM PDC. Pengguna mengakses BDC ketika log on ke suatu domain tapi perubahan basis data SAM hanya bisa dilakukan di PDC. Hubungan PDC-BDC adalah master-slave. Jika PDC mengalami kegagalan sistem, maka salah satu BDC bisa direkomendasikan menjadi PDC pengganti serta policy akan diubah menjadi write-enable.




Sementara pada Active Directory, sistem PDC-BDC tidak lagi digunakan. Seluruh domain controller dianggap sama (walaupun terdapat beberapa sistem yang dianggap “sedikit lebih tinggi”). Sebuah prosedur yang disebut multi-master replication akan memastikan bahwa jika terjadi perubahan pada salah satu domain controller, perubahan tersebut akan direplikasi ke domain controller lainnya. Jadi hubungan master-slave digantikan oleh peer to peer antar domain controller.

Bagaimana jika kita memiliki sebuah server Windows NT 4.0 dan ingin menghubungkannya ke dalam domain Windows Server 2003? Untunglah, Windows Server 2003 memperbolehkan domainnya bekerja dalam mixed-mode. Mode ini memperbolehkan BDC (bukan PDC!) Windows NT 4.0 untuk berpartisipasi dalam domain Windows Server 2003. Metodenya adalah, dengan meng-upgrade BDC tersebut ke Windows Server 2003. Sayangnya, proses ini bisa menghancurkan sistem yang sudah terinstalasi di BDC. 


sumber:

http://ezakomin.blogspot.com/2016/02/fungsi-active-directory-pada-windows-2003-server.html

http://moch-harlan.blogspot.com/2016/02/fungsi-active-directory-pada-windows.html
Read More
Fungsi DHCP di Windows Server 2003

Fungsi DHCP di Windows Server 2003

DHCP memiliki fungsi utama :


  • Mendistribusikan IP address secara otomatis kepada setiap client yang terhubung dengan jaringan komputer
  • DHCP akan memberikan kemudahan bagi seorang network administrator dalam mengelola jaringan komputer, karena alokasi IP address dapat ditentukan secara otomatis dan dalam satu kali kerja
  • DHCP server selain bisa memberikan IP address secara dinamik, juga bisa memberikan IP address secara statis kepada client yang terhubung ke jaringan komputer
  • DHCP memberikan kemudahan dalam proses komunikasi data antar komputer


sumber:

 http://moch-harlan.blogspot.com/2016/02/fitur-fitur-dan-fungsi-dari-windows.html
Read More
Fungsi DNS Pada Windows 2003 Server

Fungsi DNS Pada Windows 2003 Server

Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan nama komputer menjadi IP address).





Kelebihan DNS :
  1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer, cukup host name.
  2. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa saja berubah, tapi host name tidak harus berubah.
  3. Simple, DNS server mudah untuk dikonfigurasikan (bagi admin).

Kekurangan DNS :
User tidak dapat menggunakan nama banyak untuk mencari nama domain baik di internet maupun di intranet.


sumber:

http://www.about.muhammadibnu18.web.id/2016/02/fungsi-dns-pada-windows-server-2003.html
Read More
Fungsi IIS Pada Windows Server 2003

Fungsi IIS Pada Windows Server 2003

IIS atau Internet Information Services atau Internet Information Server adalah sebuah HTTP web server yang digunakan dalam sistem operasi server Windows, mulai dari Windows NT 4.0 Server, Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. berfungsi sebagai pendukung protokol TCP/IP yang berjalan dalam lapisan aplikasi (application layer). IIS juga menjadi fondasi dari platform Internet dan Intranet Microsoft, yang mencakup Microsoft Site Server, Microsoft Commercial Internet System dan produk-produk Microsoft BackOffice lainnya.


    


IIS telah berevolusi semenjak diperkenalkan pertama kali pada Windows NT 3.51 (meski kurang banyak digunakan) hingga IIS versi 6.0 yang terdapat dalam Windows Server 2003. Versi 5.0 diintegrasikan dalam Windows 2000, sedangkan Windows XP Professional memiliki IIS versi 5.1. Windows NT 4.0 memiliki versi 4.01 yang termasuk ke dalam add-on Windows NT Option Pack. Dalam Windows NT 4.0 Workstation atau Windows 95/98, IIS juga dapat diinstalasikan sebagai Microsoft Personal Web Server (PWS).

sumber:

http://www.about.muhammadibnu18.web.id/2016/02/fungsi-iis-di-windows-server-2003.html
Read More
Perbedaan Workgroup dan Domain pada LAN

Perbedaan Workgroup dan Domain pada LAN

Untuk mengetahui perbedaan workgroup dan domain, kita perlu mengetahui apa pengertian dari masing-masing istilah.

Workgroup merupakan jaringan antar komputer (peer to peer), biasanya workgroup ini digunakan untuk jaringan kecil (LAN).


 Model jaringan workgroup.
Domain merupakan client/server jaringan dimana semuanya perangkat dan keamanannya dikendalikan secara terpusat.  
 Model jaringan domain.
sumber:
http://m-adi-kusumo.blogspot.com/2016/03/perbedaan-domain-dan-warkgroup-pada-lan.html

https://www.techtron.co.za/domains-vs-workgroups/
Read More
Pengertian Netbios

Pengertian Netbios

NetBIOS adalah suatu antarmuka (interface) dan sebuah protokol yang dikembangkan oleh IBM. Fungsi protokol ini berkisar di atas tiga layer paling atas (session, presentation dan aplication). Dalam model ISO, NetBIOS memberikan suatu interface standard bagi layer dibawahnya. NetBIOS juga dapat digunakan sebagai sebuah API (Application Program Interface) untuk pertukaran data. Ia memberi programmer akses ke berbagai sumber data untuk menciptakan hubungan dua komputer atau antara dua aplikasi pada komputer yang sama.


NetBIOS melayani 3 fungsi jaringan yaitu sebagai berikut,

    Naming Services

Dipergunakan untuk menyebarkan nama group, user dan komputer ke jaringan. Selain itu juga bertugas untuk memastikan agar tidak terjadi duplikasi nama.

    DataGram Support

Menyediakan transmisi tanpa koneksi yang tidak menjamin suksesnya pengiriman paket, besarnya tidak lebih besar dari 512 bytes. Metode datagram ini digunakan oleh naming services.

    Session Support
Memungkinkan transmisi dimana sebuah virtual circuit session diadakan sedemikian rupa sehingga pengiriman paket dapat dipantau dan dikenali.


Cara Kerja Name Resolution
Name resolution yang selama ini disebut Microsoft sebagai ciri khas Microsoft TCP/IP sebenarnya adalah NetBIOS Name Server. NetBIOS merupakan software yang menyediakan interface antara program dan hardware network. Pengalamatan dalam NetBIOS menggunakan nama 16 bit yang sekarang dikenal sebagai NetBIOS Name. Di dalam lingkungan Windows NT, NetBIOS Name disebut juga Computer Name.
Secara umum istilah name resolution menunjuk pada proses untuk menghubungkan sebuah nama dengan sebuah lokasi jaringan, atau proses pemetaan sebuah nama ke alamat yang bersesuaian.








Cara Kerja dan Penjelasan NetBios serta Sejarah DNS
Setiap platform sistem operasi komputer punya standar yang berbeda-beda dalam implementasi jaringan komputernya. Standar komunikasi antarkomputer ini disebut dengan istilah protokol. Platform Unix, Linux, dan Sun Solaris menggunakan protokol jaringan NFS (Network File Sharing), platform Novell Netware memakai protokol jaringan IPX, sedangkan Microsoft Windows menggunakan protokol jaringan NetBIOS (Network Basic Input-Output System).

Di luar masing-masing protokol jaringan yang diterapkan oleh berbagai sistem operasi, ada satu protokol komunikasi jaringan dan internet yang sifatnya global, yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Umumnya, beberapa mekanisme kerja dan spesifikasi pada TCP/IP diadopsi oleh protokol jaringan milik suatu sistem operasi.
Ya, begitulah sekilas tentang diferensiasi protokol jaringan masing-masing sistem operasi. Sekarang, giliran kita membahas pemahaman tentang cara kerja protokol NetBIOS.

Memahami Lebih Jauh NetBIOS
NetBIOS bekerja berdasarkan nama khas yang diberikan masing-masing komputer dalam jaringan lokal. Nama khas tersebut diberi istilah NetBIOS name, dan ditetapkan pada saat instalasi sistem operasi.
Jika diperlukan, NetBIOS name bisa diubah dengan cara mengakses [Control Panel]>[System]>[Computer Name], lalu klik [Change]. Segera seteleh anda melakukan perubahan, kompuer akan melakukan booting ulang untuk mengumumkan nama NetBIOS pada setiap komputer anggota jaringan lokal. NetBIOS name dipakai terutama oleh aplikasi Network Neighborhood.

NetBIOS name digunakan dengan kombinasi bersama nomor IP lokal (privat). Penerjemahan nomor IP (Internet Protocol) lokal ke NetBIOS name dan sebaliknya dilakukan oleh NetBIOS name server yang juga sering disebut WINS.
Masing-masing komputer, ketika dihubungi oleh komputer lain dalam jaringan lokal akan berfungsi sebagai WINS. Sebaliknya, ketika menghubungi komputer lain, komputer asal akan berfungsi sebagai client.

Adopsi protokol jaringan dan internet TCP/IP dalam protokol NetBIOS ditampilkan dalam kombinasi antara nama dan nomor IP. Namun, nama di sini bukan NetBIOS name, melainkan host name atau machine name. variasi protokol ini disebut NetBIOS over TCP/IP.
Host name dipakai oleh aplikasi seperti browser internet, Telnet, FTP, serta server DNS yang berhubungan dengan dunia di luar jaringan lokal, yaitu internet. Sebuah komputer penghubung disebut gateway berfungsi sebagai perantara dalam jaringan. Nah, gateway ini dipasangi nomor IP publik yang bisa terhubung ke internet.



Nomor IP diterjemahkan ke host name oleh satu komputer server yang disebut DNS (Domain Name Service). DNS server bisa memakai satu komputer khusus dalam jaringan lokal atau “numpang pakai” DNS server milik ISP yang memberikan akses publik. Namun dalam prakteknya, penggunaan DNS server milik sendiri dalam jaringan lokal lebih menjamin keamanan dan kecepatan.

Jalur koneksi ke DNS server yang lebih pendek bisa membuat proses dalam jaringan menjadi lebih cepat. Sedangkan prosedur koneksi ke internet setelah proses penerjemahan nomor IP yang diharuskan melalui gateway membuat koneksi menjadi lebih aman. Sebagai informasi, gateway berfungsi untuk mengubah nomor IP lokal ke nomor IP publik, sehingga nomor IP lokal tidak bisa dilihat dari luar. Proses ini disebut NAT (Network Address Translation).

Host name bisa sama dengan NetBIOS name, bisa pula diatur berbeda. Pengubahan host name tidak akan mengubah NetBIOS name.
Pengaturan TCP/IP pada NetBIOS bisa dilakukan dengan cara mengakses [Control Panel]>[Network Connection]. Setelah itu, klik kanan pada [Local Area Connection] dan pilih [Properties]. Terakhir, lakukan klik ganda pada [Internet Protocol (TCP/IP)].
Nah, sekarang bagaimana jika dalam satu jaringan lokal ada dua komputer yang berbeda platform ingin saling berbagi data? Ambil contoh saja antara komputer berbasis Microsoft Windows dengan komputer berbasis Linux. Kedua komputer tersebut bisa menggunakan protokol yang berfungsi sebagai jembatan, istilahnya protokol SMB (Service Manager Blocki), atau sering juga disebut sebagai Samba.

Sejarah DNS
Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap lokasi harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan 1 komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi. Dengan makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan performace yang baik. DNS adalah sebuah aplikasi services di Internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address.

Sebagai contoh, www untuk penggunaan di Internet, lalu diketikan nama domain, misalnya: yahoo.com maka akan di petakan ke sebuah IP mis 202.68.0.134. Jadi DNS dapat di analogikan pada pemakaian buku telepon, dimana orang yang kita kenal berdasarkan nama untuk menghubunginya kita harus memutar nomor telepon di pesawat telepon. Sama persis, host computer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server ke DNS, lalu oleh DNS dipetakan ke IP address.

Domain Name System (DNS)

Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:

1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
2. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
3. Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.

Sumber:

https://www.lifewire.com/netbios-software-protocol-818229

https://azizizzu.blogspot.com/2011/02/netbios.html
Read More
Begini Cara Sharing Password Pada Windows XP

Begini Cara Sharing Password Pada Windows XP

Windows telah menyediakan operating system tersendiri yang memberikan keleluasaan pada administrator untuk memanajemen jaringan, termasuk memberikan security pada setiap folder yang di-share. Tetapi hal tersebut juga bukan merupakan solusi terbaik jika hanya untuk keperluan sementara atau kebutuhan yang mendesak. Tidak lucu kan kalau harus menginstall ulang komputer menggunakan Windows server.

Untuk memberikan password pada share folder Windows XP, ikuti petunjuk berikut ini:
  • Buka Control Panel (click Start - Control Panel) pilih User Accounts, click  Guest account

  • Click tombol Turn on the Guest Account

  • Click Start – Run
  • Kemudian ketik CMD 

  • kemudian ketik Net user guest password tekan ENTER

  • Kemudian buka kembali Control Panel – User Accounts click Guest Account

  • click Change Password

  • isi passwordnya pada field Type New Password dan ulangi lagi pada field Type New Password again … kemudian click tombol Change Password

  • Maka shared folder sudah terpoteksi dengan password, pada komputer yang akan mengakses folder tersebut akan diminta mengisi password.

  • Cara mensharing folder seperti biasa, click kanan pada folder yang hendak disharing pilih Sharing and Security… click Share this folder on the Network


  • Pada gambar diatas adalah opsi Simple File Sharing, apabila tidak muncul bisa diaktifkan, buka Windows Explorer, click Tools - Folder Options pada Tab View pada Advance Settingpilih Use simple file Sharing tekan OK


sumber:

http://ezakomin.blogspot.com/2016/02/cara-membuat-sharing-password-pada-windows-xp.html
Read More
FTP (File Transfer Protocol)

FTP (File Transfer Protocol)

File Transfer Protocol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP. Dua hal yang penting dalam FTP adalah FTP Server dan FTP Client. FTP server adalah suatu server yang menjalankan software yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar menukar file dimana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client.


FTP client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file. Setelah terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dll sesuai dengan permission yang diberikan oleh FTP server.

    Tujuan dari FTP server adalah sebagai berikut :
    • Untuk tujuan sharing data
    • Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer
    • Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi user
    • Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien


sumber:

http://klien.indositehost.com/knowledgebase.php?action=displayarticle&id=8
Read More
Winsock

Winsock

Pada dasarnya Windows Sockets (disingkat “Winsock” atau “WinSock”) merupakan antarmuka pemrograman jaringan untuk Microsoft Windows yang berdasarkan pada “socket” yang populer pada BSD Unix. Winsock mencakup model Berkeley dan Windows. Aplikasi Winsock 1 bisa meminta Winsock untuk mengirim notifikasi pada jendela pesan. Ini memungkinkan program untuk menangani jaringan, masalah UI, proses background secara bersamaan.




sumber:

https://searchwindowsserver.techtarget.com/definition/Winsock

http://blog.unnes.ac.id/cahpinter/tag/pengertian-sicket-window-winsock/
Read More
Telnet(Telecommunication Network)

Telnet(Telecommunication Network)

Telnet (Telecommunication Network) adalah protokol client-server yang memungkinkan adanya akses remote login komputer tujuan dalam sebuah jaringan. Telnet juga dapat diartikan sebagai virtual/emulasi terminal yang menggunakan protokol telnet untuk dapat mengakses komputer tujuan secara remote. Telnet digunakan untuk login ke komputer lain di Internet dan mengakses berbagai macam pelayanan umum, termasuk katalog perpustakaan dan berbagai macam database.

Telnet menyediakan akses langsung ke beragam layanan di Internet. Komputer host anda memang menyediakan beragam layanan, namun jika layanan tersebut tidak ada, anda bisa menggunakannya melalui Telnet.

Telnet menggunakan 2 program, yang satu adalah client dan server. Yang terjadi adalah ada dua program yang berjalan, yaitu software client yang dijalankan pada komputer yang meminta pelayanan tersebut dan software server yang dijalankan oleh computer yang menghasilkan pelayanan.
Tugas dari client

    Membuat koneksi network TCP (Transfer Control Protocol) dengan server.
    Menerima inputan dari user.
    Menformat kembali inputan dari user kemudian mengubah dalam bentuk  format standar dan dikirim ke server.
    Menerima output dari server dalam format standard.
    Mengubah format output tadi untuk ditampilkan pada layar.


Tugas dari server

    Menginformasikan software jaringan bahwa komputer itu siap menerima koneksi.
    Menunggu permintaan dalam bentuk format standard.
    Melaksanakan permintaan tersebut.
    Mengirim kembali hasil ke client dalam bentuk format standard.
    Menunggu permintaan selanjutnya.



sumber:

https://www.lifewire.com/what-is-telnet-2626026

http://m-adi-kusumo.blogspot.com/2016/03/pengertian-telnet.html
Read More
DNS (Domain Network System)

DNS (Domain Network System)


DNS adalah sistem alamat untuk Internet. Hampir semua yang berhubungan dengan Internet (misalnya, komputer, perangkat bergerak, laptop, ATM, dan terminal POS) mengandalkan layanan DNS untuk saling bertukar informasi.

DNS menggunakan server khusus untuk menerjemahkan (atau memecahkan) nama seperti www.verisigninc.com ke alamat numerik yang memungkinkan data dan informasi mencapai tujuannya. Semua aplikasi Internet, mulai dari situs web, email, jejaring sosial, dan perbankan online hingga Voice over Internet Protocol (VoIP), berbagi file, dan video on demand, bergantung pada keakuratan dan integritas terjemahan ini.

Tanpa DNS, Internet tidak dapat berfungsi. DNS bersifat integral terhadap infrastruktur penting negara, operasi bisnis online, dan transaksi keuangan, serta semua komunikasi berbasis Internet.


CARA KERJA DNS

DNS bertugas untuk menerjemahkan nama komputer ke bentuk IP address atau memetakan nama komputer menjadi IP Address, Client. DNS disebut resolvers dan DNS Server disebut dengan name servers. Resolver atau client mengirimkan permintaan ke name servers berupa queries.

Name Servers akan memproses dengan cara mengecek ke local database DNS, dan bila mana yang dicari tidak terdapat database, maka name servers tersebut akan menghubungi suatu name servers lain atau akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tidak ditemukan.

Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan client diproses dengan cara memetakan nama komputer (host) ke IP Address.


PRINSIP KERJA DARI DNS

Resolvers mengirimkan queries ke name server dan kemudian name server mencek ke local database, atau menghubungi name server lainnya. Jika ditemukan maka akan diberitahukan resolvers dan jika tidak maka akan mengirimkan failure message, Resolvers menghubungi host yang dituju dengan menggunakan IP Address yang diberikan name server.


PENDUKUNG KINERJA SISTEM DNS

1. DNS Resolver, merupakan sebuah program DNS client yang dijalankan pada komputer user dan menghasilkan DNS request untuk keperluan program aplikasi. Resolver adalah bagian dari program aplikasi yang berfungsi untuk menjawab pertanyaan program aplikasi tentang domain.

2. Recursive DNS server, yang akan meneruskan pencarian DNS melalui respons (balasan) query dari resolver, dan mengembalikan jawaban ke resolver.

3. Authoritative DNS server, adalah bagian yang menangani jawaban-jawaban keluar ke query dari recursor, pada tiap-tiap bagian jawaban, atau bagian dari penujukan/penyerahan seperti penyerahan ke authorithative DNS server yang lain.


CARA MELIHAT DNS KOMPUTER

Untuk melihat DNS (Domain Name System) pada komputer anda caranya cukup mudah, pada bagian koneksi klik kanan kemudian pilih Open Network and Sharing Center -> klik Connection jaringan internet anda dan klik Details,disana anda akan melihat detail DNS komputer anda,
KELEBIHAN DNS

    Dengan menggunakan DNS akan memberikan kemudahan bagi user karena dengan DNS maka user tidak perlu untuk mengingat IP Address pada sebuah komputer, tapi cukup dengan mengingat komputer host name saja.

    Konsisten, IP Address sebuah komputer boleh berubah tapi host name yang digunakan tidak boleh berubah.

    DNS server mudah untuk di konfigurasi oleh Administrator


KEKURANGAN DNS


    User tidak dapat menggunakan banyak nama untuk mencari nama domain baik di internet maupun di intranet/

    DNS tidak mudah untuk di implementasikan.

    DNS tidak bisa membuat banyak nama domain.


Read More
Jenis server berbasis windows

Jenis server berbasis windows

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Berikut adalah jenis - jenis sistem operasi jaringan yang berbasis Windows :



Windows NT 3.1

Windows NT 3.1 merupakan produk pertama dari jajaran sistem operasi Server Microsoft Windows NT. Produk ini mulai diproduksi tanggal 27 Juli 1993. Tersedia dalam 2 versi, yaitu : Windows NT 3.1 dan Windows NT Advanced Server. Sistem operasi ini kemudian dikembangkan menjadi Windows NT 3.5 pada September 1994.


Windows NT 3.1 dapat berjalan pada CPU Intel x86, DEC Alpha, and MIPS R4000.






















 Windows NT 3.5

Microsoft Windows NT 3.5 adalah versi sistem operasi Microsoft Windows NT kedua, yang dirilis pada tanggal 21 September 1994. Selama pengembangan, Windows NT 3.5 ini memiliki nama kode "Daytona", diambil dari sebuah jalan tol di pantai Daytona, Florida.

Windows NT 3.5 adalah versi Windows NT pertama yang menggunakan nama "Windows NT Workstation" dan Windows NT Server untuk edisi-edisi yang diturunkan darinya. Berbeda dari versi sebelumnya, Windows NT 3.1 yang dinamakan dengan Windows NT (saja) dan WIndows NT Advanced Server.

 Pada bulan Juli 1995, Windows NT 3.5 dengan Service Pack 3 memiliki rating C2 oleh National Security Agency (NSA) dengan menggunakan pengujian TCSEC C2 Criteria.

Versi Intel x86 dari Windows NT 3.5 tidak akan bekerja dengan prosesor x86 yang lebih baru dibandingkan dengan prosesor Intel Pentium yang asli (P5), sehingga Pentium MMX, Pentium Pro, Pentium II, dan prosesor-prosesor baru pun tidak didukung olehnya.

Windows NT 3.5 dihentikan dukungannya pada tanggal 31 Desember 2000.


Windows NT 3.51


Windows NT 3.51 adalah versi ketiga sistem operasi Microsoft Windows NT yang dirilis oleh Microsoft pada tanggal 30 Mei 1995, sembilan bulan setelah dirilisnya Windows NT 3.50.


Rilis ini menawarkan dua fitur utama, yakni NT 3.51 merupakan versi pertama kali dari Windows NT yang mendukung arsitektur CPU IBM PowerPC, dan dukungan terhadap interoperabilitas dengan sistem operasi Windows 95, yang dirilis tiga bulan setelah NT 3.51.
 Windows NT 4.0 pun dirilis satu tahun kemudian, dan hingga tanggal 31 Desember 2001 Microsoft terus mendukungnya. Windows NT 3.51 juga mendukung Intel x86, MIPS, dan DEC Alpha, selain tentunya IBM PowerPC yang menjadi highlight utamanya.


Windows NT 4.0


Microsoft Windows NT 4.0 adalah versi kelanjutan (versi keempat) sistem operasi berbasis kernel NT yang diluncurkan oleh Microsoft Corporation pada 29 Juli 1996. Sistem operasi ini dapat mendukung beberapa platform perangkat keras, mulai dari Intel IA-32 (x86), PowerPC dari IBM, MIPS, dan DEC Alpha dari Digital Equipment Corporation.
 Sama seperti halnya pendahulunya (Windows NT 3.51), Windows NT 4.0 ini merupakan sistem operasi yang murni 32-bit, yang mendukung beberapa aplikasi DOS, OS/2 modus karakter, Windows 16-bit, Windows 32-bit, serta aplikasi POSIX. Karena merupakan sistem operasi 32-bit, Windows NT 4.0 mendukung hingga 4 gibibyte memori fisik.


Windows 2000


Windows 2000 (atau Windows NT 5.0 build 2159) adalah sebuah versi sistem operasi Windows yang merupakan versi pengembangan dari Windows NT versi 4.0, dikeluarkan oleh Microsoft tanggal 17 Februari 2000 di Amerika Serikat, setelah beberapa kali mengalami penundaan peluncurannya.
Windows 2000 menambahkan beberapa fitur baru, yaitu:

    Active Directory yang baru


    Image Preview


    Browser Explorer yang baru, yaitu Internet Explorer 5.0.


    Dukungan untuk Microsoft DirectX. Sebelumnya dalam Windows NT 4.0 hanya mendukung akselerasi OpenGL saja.
    Windows Media Player 6.4 terintegrasi. Akan tetapi, versi Windows Media Player tersebut dapat diinstalasikan di dalam versi Windows NT 4.0.


    Plug and Play yang lebih canggih, sehingga memasang hardware tertentu dapat langsung berjalan tanpa harus melalui proses restart.


    Menggunakan driver untuk hardware berbasis Windows Driver Model atau dikenal juga dengan WDM.


    Dukungan untuk manajemen daya yang lebih baik, yaitu ACPI (Advanced Configuration and Power Interface) yang dapat menghemat daya, utamanya ketika digunakan pada komputer portabel seperti halnya laptop atau notebook.


    Terminal Service yang telah terintegrasi. Sebelumnya pada Windows NT 4, Microsoft meluncurkan sebuah versi Windows NT tersendiri yang disebut dengan Windows NT 4 Terminal Services.



Windows Server 2003


Windows Server 2003 merupakan sebuah versi sistem operasi Microsoft Windows yang ditujukan untuk pasar server korporat. Nomor versi internalnya adalah Microsoft Windows NT 5.2 build 3790. Dulunya dikenal dengan .NET Server, Windows .NET Server, Windows XP Server, atau Whistler Server. Sistem operasi ini merupakan kelanjutan dari sistem Windows 2000 Server.
 Windows Server 2003 memiliki nama kode Whistler Server mulai dikerjakan pada akhir tahun 2000. Tujuan dari hal ini adalah Microsoft hendak membuat platform .NET, dengan menyediakan infrastruktur jaringan yang terbentuk dari Windows Server dan Windows Workstation. Proyek itu dinilai sangat ambisius, karena Microsoft berniat mengembangkan dua sistem operasi secara sekaligus (Whistler Server dan Whistler Workstation).

Akhirnya, beberapa kali sistem operasi ini ditunda peluncurannya, karena jadwal pengembangan yang ketat, dan hanya sistem operasi Whistler Workstation saja yang dirilis setahun berikutnya dengan nama produk Windows XP, yang ditujukan untuk kalangan konsumer rumahan dan korporat.




Windows Server 2008


Windows Server 2008 adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang disebut Windows Server 2003. Pada tanggal 15 Mei 2007, Bill Gates mengatakan pada konferensi WinHEC bahwa Windows Server 2008 adalah nama baru dari Windows Server "Longhorn".

Windows Server 2008 mendukung sistem klien dengan Windows Vista, mirip seperti hubungan antara Windows Server 2003 dan Windows XP. Versi Beta 1 dari sistem server ini pertama kali dikenalkan pada tanggal 27 Juli 2005, dan versi Beta 3-nya sudah diumumkan pada tanggal 25 April 2007 yang lalu. Produk ini rencananya akan dipasarkan pada pertengahan kedua tahun 2007 ini. Windows Server 2008 adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang disebut Windows Server 2003.
 Windows Server 2008 dibangun dari kode yang sama seperti Windows Vista; karenanya Windows Server 2008 memiliki arsitektur dan fungsionalitas yang sama dengannya. Karena Windows Vista, oleh Microsoft, menawarkan kemajuan secara teknis dibandingkan dengan Windows versi sebelumnya, maka hal-hal yang dimiliki oleh Windows Vista juga dimiliki oleh Windows Server 2008.

Contohnya adalah network stack yang ditulis lagi dari awal (IPv6, jaringan nirkabel, kecepatan, dan peningkatan keamanan); instalasi yang lebih mudah; diagnosa, pemantauan dan pencatatan yang lebih baik; keamanan yang lebih tangguh seperti BitLocker Drive Encryption, Address Space Layout Randomization (ASLR), Windows Firewall yang lebih baik; teknologi Microsoft .NET Framework 3.0, seperti Windows Communication Foundation, Microsoft Message Queuing (MSMQ), dan Windows Workflow Foundation (WFW), dan juga peningkatan pada sisi kernel.


Windows Server 2008 R2

 Windows Server 2008 R2 (sebelumnya Windows Server 7) adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009, bersamaan dengan Windows 7. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang disebut Windows Server 2008.



Windows Server 2012



Windows Server 2012, sebelumnya berkode nama Windows Server 8, adalah versi terkini Windows Server. Windows Server 2012 merupakan versi server Windows 8 sekaligus pengganti Windows Server 2008 R2. Perangkat lunak ini tersedia untuk pengguna mulai 4 September 2012 dan seluruh dunia melalui berbagai saluran pada September 2012.
 Tidak seperti pendahulunya, Windows Server 2012 tidak mendukung komputer berbasis Itanium, dan memiliki empat edisi. Banyak fitur ditambahkan atau diperbarui dari Windows Server 2008 R2, seperti versi terbaru Hyper-V, peran manajemen alamat IP, versi baru Windows Task Manager, dan sistem berkas ReFS baru.
 


Windows Server 2012 R2

 
Windows Server 2012 R2 (sebelumnya Windows Server Blue) adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft yang dirilis pada tanggal 18 Oktober 2013, bersamaan dengan Windows 8.1. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang disebut Windows Server 2012.

Pada tanggal 18 Maret 2014 Microsoft merilis pemutakhiran untuk Windows Server 2012 R2 yang disebut sebagai Update 1 bersamaan dengan Windows 8.1 Update 1.
 Setelah kebocoran pada bulan Januari dan Februari 2014, wakil presiden Microsoft Joe Belfiore resmi mengumumkan di Mobile World Congress pada tanggal 23 Februari 2014 bahwa pembaruan besar untuk Windows Server 2012 R2 sedang dalam pengembangan, meskipun ia tidak mengungkapkan tanggal rilis tertentu di luar samar-samar "musim semi 2014". Pembaruan ini dimaksudkan untuk tipis pemisahan antara aplikasi tradisional dan gaya-Metro, dan meningkatkan navigasi dengan mouse dan keyboard.


Pada perangkat yang tidak memiliki layar sentuh, menu konteks tradisional digunakan (sebagai lawan toolbar tersembunyi), sebuah bilah judul sembunyi-otomatis dengan tombol tradisional Minimalkan dan Tutup ditampilkan dalam aplikasi di dekat bagian atas layar, dan desktop ditampilkan setelah log masuk bukannya layar Mulai.



Bilah tugas dapat menampilkan dan menyematkan aplikasi bergaya Metro, dan dapat diakses dari aplikasi apapun tanpa terlebih dahulu beralih ke aplikasi Desktop. Akhirnya, tombol pencarian dan daya terlihat juga akan ditambahkan ke layar Mulai.

Belfiore mencatat bahwa pemutakhiran akan menurunkan persyaratan sistem minimum untuk Windows, sehingga dapat diinstal pada perangkat dengan sesedikit 1 GB RAM dan cakram keras 16 GB.



Windows Server 2016



Windows Server 2016(sebelumnya dirujuk sebagai Windows Server vNext) adalah sistem operasi server yang akan datang yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai bagian dari keluarga sistem operasi Windows NT, dikembangkan bersamaan dengan Windows 10.
 Versi pratayang awal pertama (Pratayang Teknis) telah tersedia pada tanggal 1 Oktober 2014 bersama dengan pratayang teknis dari System Center,[2] dan saat ini berada dalam tahap pengujian beta publik.

Tanggal rilis final untuk sistem operasi server ini diharapkan akan dirilis pada awal tahun 2016, yaitu, tidak dirilis bersamaan dengan sistem operasi klien Windows 10 seperti yang terjadi dengan tiga angka terakhir rilis sistem operasi. 



Windows Server 2019

Dirilis oktober 2018, windows server ini penerus dari Windows Server 2014. Fitur baru antara lain Windows Server 2019 has the following new features:[12][13][14]

    Support untuk Kubernetes (Beta)
    Fitur baru dari Windows 10 versi 1809.
        Storage Spaces Direct
        Storage Migration Service
        Storage Replica
        System Insights
    Peningkatan Windows Defender
    Windows Admin Center


sumber:

https://blog.dimensidata.com/pengertian-dan-macam-jenis-versi-sistem-operasi-windows-server/

https://en.wikipedia.org/wiki/Windows_Server_2019



Read More
Begini Cara Maping Drive

Begini Cara Maping Drive

Mapping Drive adalah suatu cara yang mempermudah user mengakses share folder yang telah dishare di komputer lain dalam jaringan sehingga folder tersebut menjadi network drive di komputer si user.

langkah-langkahnya sebagai berikut:

Pertama buka explorer anda contohnya seperti tampilan dibawah ini,pada lingkaran no 1 ,lalu pilih map network drive pada menubar seperti tampilan yang saya lingkari  dibawah ini
kemudian akan muncul tampilan seperti pada gambar dibawah ini, cari folder yang akan di jadikan mapping drive langkahnya seperti pada tampilan dibawah ini, lalu pilih finish
jika sudah selesai akan muncul drivenya seperti pada tampilan dibawah ini

Read More
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) monggo!!

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) monggo!!

Pengertian Dan Fungsi DHCP Pernah mendengar kata DHCP, bagi pelajar SMK di kejuruan komputer pasti pernah mendengar DHCP, namun apa sih DHCP itu ? dan apa fungsi serta cara kerjanya ? nah disini saya akan menjelaskan materinya secara rinci dan efektif.

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) merupakan sistem pengalamatan atau pendistribusian yang secara otomatis akan memberikan IP Address kepada Host/Komputer atau Client pada layanan TCP/IP yang memintanya. Komputer atau perangkat yang memberikan IP Address dinamakan sebagai DHCP Server. sedangkan komputer atau perangkat yang meminta IP Address dinamakan sebagai DHCP Client. dengan demikian DHCP juga disebut dengan arsitektur yang berbasis client server.

CARA KERJA DHCP SERVER
DHCP menggunakan 4 tahapan proses untuk memberikan konfigurasi nomor IP. (Jika Client memiliki NIC lebih dari satu dan perlu no IP lebih dari satu maka proses DHCP dijalankan untuk setiap adaptor secara sendiri-sendiri)
IP Least Request
Client meminta nomor IP ke server (Broadcast mencari DHCP server).
IP Least Offer
DHCP server (bisa satu atau lebih server jika memang ada 2 atau lebih DHCP server) yang mempunyai nomor IP, memberikan penawaran ke client
tersebut.
IP Lease Selection
Client memilih penawaran DHCP Server yang pertama diterima dan kembali melakukan broadcast dengan message menyetujui peminjaman tersebut kepada DHCP Server
IP Lease Acknowledge
DHCP Server yang menang memberikan jawaban atas pesan tersebut berupa konfirmasi nomor IP dan informasi lain kepada Client dengan sebuah ACKnowledgment. Kemudian client melakukan inisialisasi dengan mengikat (binding) nomor IP tersebut dan client dapat bekerja pada jaringan tersebut. Sedangkan DHCP Server yang lain menarik tawarannya kembali.


FUNGSI DHCP
DHCP memiliki fungsi utama mendistribusikan IP address secara otomatis kepada setiap client yang terhubung dengan jaringan komputer
DHCP akan memberikan kemudahan bagi seorang network administrator dalam mengelola jaringan komputer, karena alokasi IP address dapat ditentukan secara otomatis dan dalam satu kali kerja
DHCP server selain bisa memberikan IP address secara dinamik, juga bisa memberikan IP address secara statis kepada client yang terhubung ke jaringan komputer
DHCP memberikan kemudahan dalam proses komunikasi data antar komputer

KELEBIHAN DHCP SERVER
Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server. DHCP menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain.
DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang tidal bisa dipakai oleh client yang lain.
DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.
Menghemat tenaga dan waktu dalam pemberian IP.
Mencegah terjadinya IP conflict.

KEKURANGAN DHCP SERVER
Semua pemberian IP bergantung pada server, maka dari hal itu jika server mati maka semua komputer akan disconnect dan saling tidak terhubung.

METODE DALAM KONFIGURASI DHCP
Konfigurasi dengan range secara random otomatis IP.Pemberian IP address kepada client secara random dan dapat berubah-ubah namun masih dalam range IP address yang ditentukan.
Konfigurasi dengan Fixed alamat IP address.Pemberian IP address yang sifatnya tetap value pada client yang memerlukan data MAC address.

Sumber : http://rohmadiirfan.blogspot.com/

Read More